Tampilkan postingan dengan label bagi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bagi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 17 Desember 2013
7 Tips Mulai Bisnis Bagi Anak Muda

Apalagi bila kalian masih berusia muda. Usai kuliah, biasanya tidak tahu apa yang akan dilakukan selain mencari kerja. Dalam situasi seperti ini, diperlukan tips dan trik dalam menjalankan suatu bisnis.
Berikut ini tujuh tips dan trik yang harus dipersiapkan sebelum membuka usaha seperti dikutip okezone dalam buku bertajuk 99 Bisnis Anak Muda, karya Malhayanti dan Hendry E Ramdhan.
Lihat kecenderunganmu
Beragam pilihan untuk berbisnis mulai dari bisnis penjualan barang, jasa, pemikiran atau bidang lain dapat dijadikan pilihan untuk setiap orang membuka usaha. Namun semua usaha itu tidak dapat dikerjakan sendiri karena keterbatasan yang dimiliki setiap orang.
Untuk itu, sebelum membuka usaha ada baiknya dilihat dulu bidang dan kecenderungannya, sehingga saat menjalankan usaha yang akan ditekuni akan berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan dan diinginkan.
"Jika berbisnis berdasarkan kecenderungan diri, pasti akan senang untuk menjalankannya karena bisnis tersebut sesuai dengan jiwa pebisnis yang akan menjalani bisnisnya," tutur Malhayanti.
Jangan lupa niat (motivasi)
Perlunya meniatkan bisnis untuk keperluan yang baik-baik. Misalnya, untuk meringankan beban orangtua, mau mandiri, mau punya banyak pengalaman, dan lain-lain.
Mengapa motivasi penting? Karena ketika motivasi mulai turun, kalian bisa bangkit lagi jika ada sesuatu yang akan dicapai, sehingga bisa bersemangat lagi untuk mengembangkan bisnis.
Kejujuran dan kepercayaan
Dengan kejujuran, akan mudah mendapat kepercayaan orang yang merupakan modal yang sangat besar untuk kelangsungan bisnis. Saat ini kejujuran menjadi barang langka, sangat sulit ditemukan dan sangat berharga, sehingga kejujuran perlu dijaga.
Kreativitas dan inovasi tiada batas
Ciri khas menjadi hal terpenting bagi bisnis. Begitu pun inovasi, karena ketika produk yang diproduksi ditiru oleh orang lain, maka sikap positif yang perlu dilakukan yaitu segera membuat inovasi baru.
Promosi dengan pameran
Momen pameran bisa dijadikan salah satu alternatif untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Dengan mengikuti pameran hanya mengeluarkan uang untuk membayar stan tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk memasang iklan. Jangan lupa untuk mencantumkan kartu nama agar mudah dihubungi.
Manajemen waktu
Meluangkan waktu untuk keluarga atau orang terdekat adalah hal yang penting di tengah kesibukan berbisnis. Baik itu untuk sekadar mengendurkan urat syaraf dengan aktifitas berbisnis.
Mental yang tangguh
Butuh mental setangguh baja untuk bertahan dan terus mengembangkan bisnis. Menyeting mental yang tangguh tersebut tentu saja tidak muncul begitu saja tanpa ada proses latihan yang terus menerus. (ade)
Sumber : okezone.com
Jumat, 13 Desember 2013
Tips bagi Wirausahawan Pemula
Penuh tantangan dan mengasyikkan, seperti itulah gambaran sederhana dari kehidupan para wirausahawan. Karena disaat tertentu usaha yang dibangunnya dapat meningkat dengan begitu drastis, tapi disaat lain mengalami penurunan yang bisa membikin jantung deg-degan. Begitu mengasyikkannya menggeluti dunia wirausaha, tidak jarang membuat si pengusaha larut dengan kesibukannya mencari uang tanpa memperdulikan berbagai hal yang semestinya harus dilakukan.
Jika Anda tertarik dengan dunia wirausaha, dan ingin menjadi wirausahawan yang sukses, tips-tips berikut ini ada baiknya dijadikan referensi:

1. Gaji Diri Anda Sendiri
Meskipun Anda bekerja pada perusahaan Anda sendiri, Anda tidak boleh mengabaikan apresiasi kepada diri sendiri dalam bentuk gaji, karena di dalam perusahaan tersebut Anda juga bekerja. Tetapkan gaji sewajarnya untuk diri sendiri, dan sesuaikan dengan laba yang diperoleh perusahaan.
Bila perlu targetkan kenaikan gaji, agar Anda semakin bersemangat dalam membesarkan perusahaan. Dengan cara begini, Anda tidak akan sampai lupa diri karena menyadari bahwa hak Anda hanyalah sebesar gaji. Lebih dari itu, cara ini cukup efektif untuk membuat Anda lebih disiplin sebagai seorang wirausahawan.
2. Atur Sistem Keuangan Perusahaan
Jika Anda baru melangkah dalam menapaki dunia wirausaha, atur sebaik mungkin keuangan perusahaan. Jangan karena perusahaan yang Anda rintis masih kecil, lantas Anda mengabaikan administrasi keuangan. Justru karena perusahaan masih kecil itulah sistem keuangan perusahaan harus ditata sebaik mungkin, karena hal ini akan menjadi dasar kelak jika perusahaan menjadi besar, dan hal ini juga dapat menumbuhkan kedisiplinan di masa-masa yang akan datang.
Dengan kata lain, uang pribadi Anda tidak akan pernah bercampur dengan uang perusahaan, begitu juga sebaliknya, sehingga kinerja perusahaan akan lebih mudah untuk dipantau dan dievaluasi. Jika suatu ketika harus ada uang pribadi yang dipakai perusahaan, jangan lupa untuk mencatat dan memasukkannya sebagai utang perusahaan, atau jika Anda terpaksa memakai uang perusahaan, buatlah catatan sebagai piutang perusahaan.
3. Buat Catatan Aset
Sebesar atau sekecil apapun, buatlah catatan aset. Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk mengawali suatu usaha, aset pribadi memang seringkali harus digunakan sebagai pendukung awal. Dengan membuat catatan aset, Anda akan mengetahui, berapa aset yang berasal dari milik Anda pribadi dan berapa pula yang diperoleh dari aktifitas yang dijalankan perusahaan. Jika pada akhirnya aset pribadi tersebut harus direlakan menjadi asset perusahaan, buatlah pembaharuan pada daftar asset.
Langganan:
Postingan (Atom)