Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Desember 2013

Teknik Komputer Operand

operand

Operand - Sebelumnya teknik komputer telah membahas Instruksi Mesin dan kali ini kita akan melanjutkan pembahasannya dan yang akan di bahas adalah pengalamatan operand, bingung dengan pembahasan kali ini, oke supaya ga bingung mari kita simak dan pelajari ampe selesai yuk.

Dalam mnemonic instruction dikenal tiga cara dalam pengalamatan operand, yaitu: instruksi 3 alamat (3 operand), 2 alamat (2 operand), dan instruksi 1 alamat (1 operand). Untuk lebih jelasnya, perhatikan kasus berikut ini: Sebuah statement arithmatika dituliskan sebagai berikut:
Y <-- (A-B) : (C+D*E) ; maka:


- Instruksi 3 alamat (dengan 3 operand)

operand









- Instruksi 2 alamat (dengan 2 operand)

operand











 
- Instruksi 1 alamat (dengan 1 operand)

operand















  • Tahapan Pemrosesan Instruksi
Pemrosesan instruksi yang dilakukan oleh CPU mencakup 2 tahap, yaitu: Instruction Fetch, dan Instruction Execute.
  1. Instruction Fetch => tahap pertama dari pemrosesan suatu instruksi oleh CPU, dimana proses CPU mengambil atau membawa atau menjemput instruksi dari main-memory ke CPU.
  2. Instruction Execute => tahap ke-2 dari pemrosesan instruksi oleh CPU, dimana terjadi proses dari CPU untuk mengerjakan instruksi yang sudah dijemput (fetch) dari main-memory dan sudah berada di Instruction Register, dan menyimpankan kembali ke main-memory setelah selesai dieksekusi.
Berikut akan diulas algoritma dua tahap pemrosesan instruksi tersebut, Algoritma Instruction Fetch:
  • Alamat dari instruksi yang ada di PC (Program Counter) diletakkan di MAR. Selanjutnya MAR dihubungkan ke main-memory dengan Address Bus, sehingga alamat dari instruksi tersebut dikirimkan ke main-memory lewat Address Bus.
  • Sementara itu Control Unit di CPU mengirimkan sinyal request membaca instruksi lewat bus untuk instruksi di alamat yang dikirimkan lewat Address Bus.
  • Setelah mengirimkan sinyal request tersebut, CPU menunggu sampai menerima sinyal jawaban dari main-memory yang dikirimkan balik lewat Control Bus bahwa pengiriman instruksi telah dilakukan dan telah ada di MDR lewat Data Bus.
  • Instruksi yang telah berada di MDR dipindahkan oleh CPU ke IR.
  • Alamat instruksi sebelumnya di PC (Program Counter) ditambah satu, yang merupakan alamat dari instruksi berikutnya di main-memory. Apakah yang dimaksud dengan Data Bus, Address Bus, dan Control Bus, dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Data Bus => bus yang digunakan untuk jalur transportasi data dan instruksi.
- Address Bus => bus yang digunakan untuk jalur transportasi alamat di main-memory untuk data dan/atau instruksi yang akan diambil (loaded) atau akan direkamkan (stored).

Control Bus => bus yang digunakan untuk mengirimkan sinyal sebagai pemberitahuan akan dikirimkan suatu informasi atau telah diterimanya, informasi yang dikirimkan dari satu devices ke devices yang lain.
Algoritma Instruction Execute:
  • Bila operasi yang dilakukan membutuhkan data, maka data tersebut harus dijemput dari main-memory sebagai berikut:
- Alamat dari main-memory tempat data tersebut berada, yang ditunjukkan oleh operand alamat diletakkan di MAR dan dikirimkan ke main-memory melalui Address Bus.
- Control Unit mengirimkan sinyal request membaca isi dari alamat memori tersebut ke main-memory melalui Control Bus.
- CU (Control Unit) menunggu sinyal balik jawaban dari main-memory bahwa data yang di-request sudah dikirimkan dan sebagai hasilnya main memory mengirimkan data tersebut ke MDR melalui Data Bus.
- Data yang sudah berada di MDR dikirim oleh Control Unit ke Operand Register.
  • Data yang sudah ada di operand register tersebut, siap untuk diolah oleh ALU. Bila hasil pengolahan data akan direkam kembali ke main-memory, maka dapat diuraikan sebagai berikut:
- Alamat dari main-memory, dimana data ditampung, akan direkamkan yang ditunjukkan oleh operand alamat diletakkan di MAR, dan dikirimkan ke main-memory melalui Address Bus.
- Data hasil pengolahan yang berada di Accumulator dipindahkan ke MDR.
- CU (Control Unit) mengirimkan sinyal request tulis ke alamat memori tersebut, ke main-memory melalui Control Bus.
- CU (Control Unit) menunggu sinyal balik jawaban dari main-memory melalui Control Bus, bahwa perekaman data sudah dilakukan.

Kita sudah menyelesaikan pembahasan instruksi dalam CPU dan kita barusan telah sama-sama mempelajari mengenai pengalamatan Operand yang telah kita bahas di blog teknik komputer ini dan besok kita akan membahas dan mempelajari materi yang berbeda dan jangan sampai terlewat, jadi sobat musti follow dan subscribe blog teknik komputer ini agar setiap update artikel yang ada dan telah terpublish, sobat tak akan terlewatkan karena materi nya akan dikirim secara otomatis ke email sobat, dan jika sobat tidak ingin kehilangan halaman ini sobat bisa bookmark halaman ini dengan cara tekan tombol Ctrl dan tombol D di keyboard sobat secara bersamaan, oke segini dulu dari saya dan semoga bermanfaat.
Read More..

Jumat, 25 Oktober 2013

Cara Matikan KOMPUTER Jarak Jauh

Pendahuluan
Project yang kita buat adalah untuk mematikan komputer dari jarak jauh melalui remote ssh dan telnet semua ini dilakukan didalam jaringan yang terkoneksi. Laporan ini tidak mengungkap secara detail tentang dasar-dasar jaringan karena sudah pernah dibuat dan sudah banyak yang membuatnya diharapkan para pembaca sudah menguasai teknik-teknik jaringan sederhana.
Konsep untuk mematikan komputer ini sangatlah sederhana hal-hal yang diperlukan hanyalah dua buah komputer yang terkoneksi melalui jaringan LAN maupun internet dan mempunya IP addressnya masing-masing. Selanjutnya masing-masing komputer diberikan service telnet ataupun ssh sebagai server yang aktif.
Setelah terkoneksi untuk mematikan komputer pun tidak sulit karena hanya dibutuhkan beberapa baris command yang mudah. Oleh karena itu marilah kita lihat lebih jauh lagi bagaimana cara untuk mematikan komputer melalui service ssh maupun telnet.
A. System Requirements
1. Operating System yang mendukung networking. Dalam project ini kami menggunakan Windows XP.
2. 2 network interface card.
3. Kabel LAN dengan jack RJ-45.
4. Menggunakan Peer to Peer connection.

B. Langkah-langkah mengaktifkan telnet server:
Pada dasarnya setiap windows XP sudah terdapat services telnet namun services ini tidak diaktifkan.
1. Buka Control Panel, pilih Administration Tools, pilih Services.
2. Cari telnet services buka dengan klik dua kali.
3. Aktifkan telnet service pada modus automatic sehingga saat komputer direstart service ini pun tetap aktif.
4. Karena kita tidak ingin melakukan restart lakukan pengaktifan telnet service dengan mengetik start.
C. Langkah-langkah mengaktifkan ssh server:
Linux yang kita gunakan adalah versi debian ubuntu pada linux versi ini ssh-server tidak terdapat dalam sistem, oleh karena itu dibutuhkan penginstallan aplikasi ini.
1. Pastikan komputer terkoneksi dengan internet.
2. sudo apt-get update (untuk mengupdate repisotory)
3. sudo apt-get install openssh-server.
D. Langkah-langkah mempersiapkan telnet client.
1. Untuk windows cukup mengaktifkan command prompt di dalam windows.
2. Untuk linux cukup mengaktikan terminal melalui start menu program.
E. Langkah-langkah mempersiapkan ssh client.
1. Untuk linux buka terminal melalui start menu program.
2. Untuk windows dapat menggunakan program tambahan semisal putty.
F. Mekanisme kerja:
Konsep yang perlu diperhatikan adalah:
1. SSH terdiri dari dua jenis yaitu ssh-server dan ssh-client.
2. Telnet terdiri dari dua jenis yaitu telnet-server dan telnet-client.
3. Ssh-server hanya dapat berjalan di pc berbasis linux.
4. Telnet-server hanya dapat berjalan di pc berbasis windows.
5. Basic command dari ssh mirip dengan basic comand di terminal linux.
6. Basic command dari telnet mirip dengan basic command di command prompt windows.
7. Ssh-client dapat berjalan di linux cukup dengan menggunakan terminal dari linux itu sendiri.
8. Ssh-client dapat berjalan di windows dengan menggunakan program tambahan putty.



9. Telnet-client dapat berjalan di linux cukup dengan menggunakan terminal dari linux itu sendiri.
10. Telnet-client dapat berjalan di windows dengan menggunakan command prompt dari windows itu sendiri.
G. Mematikan komputer melalui service ssh.
Pada konsepnya adalah sebagai berikut
Komputer 1 > Komputer 2
Ssh-client Ssh-server
Komputer 1 akan mencoba untuk mematikan komputer 2 oleh karena itu berikut beberapa prinsip:
1. Ssh-client dapat berupa windows ataupun linux.
2. Ssh-server hanya dapat dijalankan di linux.
Step melalui terminal linux:
1. Buka terminal linux.
2. Ketikan ssh user_name@ip_address
3. Masukkan password
4. Ketikkan sudo shutdown –h now

Penjelasan:
1. user_name adalah user name yang dipakai di komputer linux yang akan dimatikan
2. ip_address adalah alamat ip yang dipakai di komputer linux yang akan dimatikan.
3. sudo menyatakan diri kita sebagai root atau administrator yang berhak.
4. –h menyatakan untuk mematikan keseluruhan sitem.
5. now menyatakan untuk mematikan pada saat command itu diexecute.

H. Mematikan komputer melalui service telnet.
Pada konsepnya adalah sebagai berikut.
Komputer 1 > Komputer 2
Telnet-client Telnet-server.
Komputer 1 akan mencoba untuk mematikan komputer oleh karena itu berikut beberapa prinsip:
1. Telnet-client dapat berupa windows ataupun linux.
2. Telnet-server hanya dapat dijalankan di windows.
3. Step melalui command prompt windows.
4. Buka terminal windows.
5. Ketikan telnet ip_address;
6. Masukkan password.
7. Ketikkan shutdown –s

Penjelasan:
1. user_name adalah user name yang di pakai di komputer 2 atau komputer windows yang akan dimatikan.
2. Ip_address adalah alamat ip komputer yang akan dimatikan.
3. –s menyatakan untuk mematikan komputer sekarang juga.
BAB III - Penutup
Kesimpulan
1. Mematikan komputer melalui jarak jauh bukanlah hal yang sulit. Komputer yang akan dimatikan dalam konsep ini haruslah berbasiskan ipaddress karena telnet dan ssh hanya akan bekerja melalui ipaddress yang harus di set dimasing-masing komputer.
2. telnet melalui ssh melalui port masing-masing 23 dan 22.
3. Firewall dapat mematikan setiap destinasi port 23 dan 22 sehingga disarankan agar anda mematikan semua firewall yang aktif.
4. Setiap komputer yang terkoneksikan kedalam jaringan internet dapat dimatikan melalui jarak jauh dengan mengarahkan ssh dan telnet ke ip address yang di konfigurasikan dalam hal ini ip address tersebut haruslah merupakan ip address public bukan ip address internal.
5. Koneksi melalui internet dapat membahayakan jaringan anda maka disarankan jangan melalukan remote melalui jarak jauh apalagi melakukannya dengan telnet usahakanlah melakukannya jarang mungkin dan bukan di komputer public. Jika anda akan sering melakukannya anda dapat menggunakan jaringan yang bersifat private seperti VPN.
6. Tidak semua komputer yang memiliki ip_address public dapat dikoneksikan melalui telnet dan ssh karena banyaknya router yang bersifat secure dengan tidak memperbolehkan koneksi dengan port tertentu.
Saran
1. untuk menginstall aplikasi melalui apt-get yang terdapat dalam linux anda dapat menggunakan repisotory local seperti vlsm.org lakukan customisasi melalui /etc/apt/sources.list
2. Linux ubuntu tidak dapat mendeteksi setiap hardware modem telephone oleh karena itu disarankan untuk mengecek kompatibilitas melalui live cd terlebih dahulu.
3. Installasi linux dapat membuat windows anda hilang perhatikan baik-baik pilihan untuk mencustomize partisi anda hindari pemformatan yang tidak perlu.
Read More..