Tampilkan postingan dengan label honda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label honda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Oktober 2013

Modiikasi Honda CBR 250R Racing Look

 

Modiikasi Honda CBR 250R Racing Look merupakan suatu consep modiikasi yang sederhana namun mempunyai makna yang sangat dalam, seperti tampak pada kaki-kaki dan corak airbrushnya, sang modiikator tidak cuma membikin motor ini hanya sebagai pajangan saja namun dia ingin sesuatu yang lebih dari hasil modiikasinya pada motor ini, maka setelah melihat tampilannya benar juga adanya.

“Tampang memang racing look. Cuma juga pengin tampil MEFRIK (Modern, Estetika, Fungsional, Rasional, Inovasi dan Kreasai). Jadi, bukan sekadar ubah tampang tanpa hiraukan safety,” lihat juga tampilan lain Modiikasi Honda Tiger Streetighter Ala TC, ujar Steven Lay, pemilik rumah modifikasi Layz-Motor Custom ini.

Keharmonisan ubahan pada Modiikasi Honda CBR 250R Racing Look ini bukan cuma ditujukan lewat bodi, makin kelihatan berurat pasca pemasangan beberapa bodi kit dari fiberglass. Itu dapat dilihat dari pemasangan windshield, fairing pelindung batok lampu projector BI Xenon, sayap samping hingga cover engine.

Makin tampak kekar begitu kondom tangki dipadu cover tengah model baru serta pemasangan deltabox khas motor gede. Sehingga motor yang rangka aslinya pipa tubular, setelah pasang bodi makin terlihat sporty.

Karena tampilan pada Modiikasi Honda CBR 250R Racing Look ini cat dasarnya putih, selain pasang lampu sein depan mungil dan batang pelindung bodi, Steven juga ingin motif airbrush yang dipilih enggak sembarang, sebab bisa jadi kelihatan norak.

“Pilih motif airbrushnya rada unik. Cuma garis-garis melengkung tapi enak dilihat. Corak ini dapat dari internet. Kalau enggak salah namanya crazy strip,” kenang Steven yang buka rumah modifikasi di Jl. Pesanggrahan, No. 8, Kedoya, Puri Kembangan, Jakarta Barat.

Makin harmonis begitu kaki depan diganti. Biar keadaan pada Modiikasi Honda CBR 250R Racing Look ini lebih imbang dengan postur asli, cocoknya pakai sok upside down Yamaha R6. Enggak terlalu tinggi atau kerendahan. Bahkan untuk memasangnya, biar tidak repot cukup custom ulang as komstir agar mirip punya CBR 250R.

Begitu juga untuk kaki belakang. Lihat juga tampilan lain Modiikasi Honda CBR250R Racing Look 2012. Posisinya enggak terlalu nungging atau ambles begitu pasang swing arm Honda CBR600. Kebetulan keduanya sama-sama aplikasi pro-link arm, sehingga tidak terlalu menyulitkan saat pemasangan.

“Pada arm CBR600 hanya papas kedudukan poros agar bisa masuk ke rangka pada Modiikasi Honda CBR 250R Racing Look ini. Sedang untuk monosok dapat dipasang seperti semula. Namun yang perlu diatur ulang panjang-pendek batang pro-link agar sesuai posisi motor saat ditunggangi,” jelas Steven yang bisa dikontak lebih lanjut di nomor 0817-48383-53.  

 DATA MODIFIKASI
Ban depan : Pirelli 120/60-17
Ban belakang : Pirelli 140/70-17
Knalpot  : Leo Vince
Pelek: Honda CBR600
Master rem: Kitaco (depan), Nissin (belakang)
Read More..

Senin, 21 Oktober 2013

Honda Supra Fit Kurang Bertenaga



    Honda memang sudah teruji sebagai sepeda motor yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan sudah menjadi kepercayaan banyak konsumen di Indonesia maupun luar. Dan kali ini kita akan membahas tentang salah satu produk Honda yang sudah diluncurkan 7 tahun yang lalu yakni Honda Supra Fit 2006. Motor berkelas 100 cc ini dikeluarkan dengan dua jenis yakni pelak dan jari-jari. Motor yang ini memang mempunyai body yang sederhana, ya maklum lah orang dikeluarkan tahun 2006 yang lalu. Motor ini memang dikeluarkan setelah abangannya si Honda Supra XX yang punya kopling. Dan kali ini kita akan membahas kelemahan dan kelebihan Honda ini.

Kelemahan Honda Supra Fit 2006:


1. Tarikan
    Saya punya motor ini sejak pertama diluncurkan, namun jika saya bandingkan kecepatannya dengan Honda Supra X, jauh berbeda. Saya rasa kelemahan yang terletak pada motor ini ada pada kecepatannya. Kelemahan nya pada tarikan memang sudah saya rombak sederhana dengan mengganti piringan menjadi lebih besar, namun tidak terasa jauh berbeda. Kecepatan lari yang dimiliki hanya mencapai 110 Km/jam, memang sudah berada pada jalan lurus, dan itupun sulit sekali mendapat kecepatan maksimal, hanya speed 4 yang mencapai kecepatan maksimal.
   Memang pihak Honda pada masa itu mengeluarkan beberapa produk yang sama namun beda nama aja. Pertama, Honda meneluarkan Honda Supra Fit, Fit S, Fit Z, dan yang terahir adalah Fit X, namun semua memiliki kelemahan yang sama yakni pada tarikannya.

2. Cukup Boros
      Kemudian kelemahan yang mendasar yang kedua setelah tarikan kurang adalah cukup boros untuk mesin 100Cc yakni 50 Km/Jam, apalagi motor ini adalah motor buatan Honda yang terkenal irit. Namun saya punya cara untuk membuat motor Fit anda lebih irit bro, yang saya ambil dari berbagai sumber. Yakni bisa mengganti clip pada jarum skep naik satu tingkat, dan bisa juga dengan cara membersihkan head silinder.

3. Pijakan yang mudah patah
     Pijakan yang berwarna putih yang berbentuk V dengan bolongan pada bagian tengahnya mudah patah, ini disebabkan karena bahan pembuatnya tidak dari besi sehingga rapuh. 

4. Karbu
    Masalah kelemahan yang terahir adalah pada bagian karbunya, karena motor ini belum menggunakan teknologi Injeksi, sehingga masih menggunakan karbu. Masalah yang saya dapatkan dari karbu adalah sering mengeluarkan bensin dari mur pemutar (lamsam) yang ada di karbu sehingga sedikit kawatir jika di tarok dalam rumah.

    Namun harga pasaran bekas dari motor ini masih tinggi yakni masih diatas 5 jutaan walaupun sudah ada tujuh tahunan yang lalu. Walau stiker antara pelek dan jari-jari jauh lebih keren pelek, karena pada jenis pelek, diatasnya ada sedikit gambar kotak-kotak yang membentuk lambang racing. Dan motor ini menggunakan mesin 100Cc, dan 4 speed.

    Sekian dulu pembahasan kali ini mengenai produk Honda Supra Fit tahun 2006, dan semoga bermanfaat bagi anda, terima kasih...



Read More..